Home > Ren's Free Time > Dasar C/C++ ( Brew Programming )

Dasar C/C++ ( Brew Programming )

Karena BREW merupakan aplikasi dari Visual C++, maka mau tidak mau kita senantiasa dituntut untuk menguasai dasar dari C++, minimal cara penulisannya, karena salah sedikit saja dapat menyebabkan terjadi error atau atau begitu program dijalankan terjadi error
1 Mendeklarasikan variabel
Variable berfungsi untuk menyimpan nilai dalam suatu program. Dalam C/C++ terdapat beberapa tipe variabel antara lain : char, int, long, dan float. Bentuk pendeklarasian variable dalam C/C++ sebagai berikut :

Tipe_variabel nama_variabel ;
Setelah mendeklarasikan variable selanjutnya kita dapat memberikan nilai kepada variable yang telah kita deklarasikan.
Nama variable = nilai ;

2 Operator
Operator merupakan suatu symbol yang biasa digunakan dalam program untuk melakukan operasi atau manipulasi.
Operator Contoh Hasil Keterangan
* x=2*3; x=6 Perkalian
/ x=6/2; x=3 Pembagian
% x=6%5; x=1 Sisa Pembagian
+ x=2+3; x=5 Penjumlahan
– x=3-2; x=1 Pengurangan
++ x=3;
x++; x=4 Penaikan
— X=3;
x–; X=2 Penurunan

3 Statement
Statement merupakan dasar bagi pernyataan berkondisi. Bernilai 0 jika pernyataan salah dan 1 jika pernyataan benar.
Statement Keterangan
= = Sama dengan ( bukan penugasan )
!= Tidak sama dengan
> Lebih besar
< Lebih kecil
>= Lebih besar atau sama dengan
<= Lebih kecil atau sama dengan

Contoh penggunaan
X > Y, ungkapan tersebut bernilai benar / 1 jika nilai X lebih besar daripada nilai pada Y. dan ungkapan tersebut bernilai salah / 0 jika Y lebih besar dari pada nilai X.

4 Operator Logika
Operator logika digunakan untuk menghubungkan dua buah ungkapan kondisi menjadi sebuah ungkapan kondisi. Operator operator yang digunakan berupa
Operator Logika Keterangan
&& Operator logika AND
|| Operator logika OR
! Operator Logika NOT

Contoh Penggunaan Operator && dan ||
Ungkapan 1 && Ungkapan 2
Ungkapan 1 || Ungkapan 2
Berikut ini Tabel kebenaran operator && dan operator ||

Ungkapan1 Ungkapan2 Hasil && Hasil ||

Benar Benar Benar Benar
Benar Salah Salah Benar
Salah Benar Salah Benar
Salah Salah Salah Salah

Contoh Penggunaan Operator !
Operator digunakan dalam bentuk !Ungkapan; . Hasilnya berupa:
Benar jika ungkapan bernilai salah
Salah jika ungkapan bernilai benar

5 Pernyataan Dasar
Pernyataan / statement digunakan untuk melakukan suatu tindakan. Macam pernyataan sangat banyak, diantaranya
• Pernyataan ungkapan
Pernyataan ungkapan merupakan pernyataan yang paling umum dipakai. Pernyataan terdiri dari sebuah ungkapan dan diakhiri dengan titik koma ( ; ).
Ungkapan;

• Pernyataan if
Pernyataan if digunakan untuk mengambil keputusan berdasar suatu kondisi. Bentuk pernyataan ini ada dua macam:
if (kondisi)
pernyataan1;
else
pernyataan2;

pada bentuk pernyataan tersebut, pernyataan1 dijalankan jika kondisi bernilai benar dan pernyataan2 dijalankan jika kondisi bernilai salah.
• Pernyataan switch
Pernyataan switch adalah pernyataan yang digunakan untuk menjalankan salah satu pernyataan dari beberapa kemungkinan pernyataan, berdasar nilai ungkapan dan nilai penyeleksi.
Bentuk switch berbentuk

Switch (ungkapan)
{
Case ungkapan1:
Pernyataan1;
Break;
Case ungkapan2:
Pernyataan2;
Break;
}

• Pernyataan while
Pernyataan while digunakan untuk melakukan perulangan jika jumlah perulangan yang akan dilakukan tidak diketahui. Bentuk pernyataannya while sebagai berikut :
while ( ungkapan )
pernyataan;
Bagian pernyataan akan dilakukan selama nilai ungkapan bernilai benar. Dan pengujian terhadap ungkapan pada while dilakukan terlebih dahulu sebelum bagian pernyataan. Oleh karena itu ada kemungkinan bagian pernyataan tidak dilakukan sama sekali, yaitu jika kondisi ungkapan bernilai salah.
• Pernyataan for
Pernyataan for digunakan untuk melakukan perulangan jika jumlah perulangan yang akan dilakukan diketahui. Bentuk pernyataannya for sebagai berikut :
for (ungkapan1; ungkapan2; ungkapan3)
pernyataan;
keterangan
ungkapan1 = inisialisasi sebelum melakukan perulangan.
ungkapan2 = kondisi terminasi ungkapan1
ungkapan3 = kondisi increment atau decrement ungkapan1

6 Fungsi
Fungsi merupakan sekumpulan pernyataan yang dikemas dalam sebuah nama. Dalam mebuat fungsi diperlukan dua langkah yaitu mendeklarasikan dan mendefenisikan fungsi.
Deklarasi fungsi dikenal dengan sebutan prototype fungsi yang terdiri dari :
• Nama fungsi
• Type nilai balikan fungsi
• Jumlah dan type parameter fungsi
Dan diakhiri dengan titik koma ( ; ).
Contoh pendeklarasian fungsi
int kuadrat ( int l );
keterangan :
kuadrat merupakan nama fungsi.
int merupakan type balikan oleh fungsi.
int l merupakan parameter fungsi.
Pendefinisian fungsi
Pendefinisian fungsi merupakan langkah untuk bagaimana sebuah fungsi bekerja.
Contoh pendefinisian fungsi
int kuadrat ( int l )
{
return ( l * l ); // defenisi prototype fungsi kuadrat
}
Pernyataan return didalam fungsi digunakan untuk memberikan nilai balik fungsi. Dalam hal ini fungsi kuadrat memberikan nilai balik berupa nilai kuadrat dari parameter input. Adakalanya suatu fungsi tidak memiliki nilai balikan. Pada fungsi seperti itu, tipe nilai balikan fungsi yang diperlukan adalah void.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: