Archive

Archive for December, 2010

“Jangan Renggut Lambang Garuda Itu Dari Kami”

December 28, 2010 Leave a comment

Beberapa hari lalu saya surfing, saya menemukan artikel yang menarik tentang Penggunaan Lambang Garuda di kaos Tim Nasional. Artikel tersebut saya ambil dari Official Website Bambang Pamungkas.

Berikut ini artikelnya.

Nama saya Bambang Pamungkas, pekerjaan saya adalah pemain sepakbola, dan saya hanyalah lulusan jurusan IPS dari Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Salatiga. Dengan latar belakang yg saya sebutkan tadi, maka saya katakan dengan jujur, jika saya adalah pribadi yg tidak begitu mengerti atau boleh dikatakan buta terhadap masalah hukum, tata negara maupun undang-undang di negeri ini…

Salah satu hal yg paling saya hindari dalam kehidupan saya adalah, mengeluarkan pendapat atau berkomentar pada hal-hal diluar bidang yg saya tekuni. Disamping karena keterbatasan pemahaman saya, hal itu juga saya khawatirkan akan menimbulkan persepsi yg salah terhadap hal-hal tersebut..

Akan tetapi hari ini, ada sebuah hal yg sangat menggelitik hati dan perasaan saya. Sebuah hal yg menurut saya tidak seharusnya dipermasalahkan. Akan tetapi pada kenyataannya hal tersebut menjadi sebuah perdebatan publik yg cukup panas, sehingga menimbulkan pro dan kontra di khalayak ramai..

Hal tersebut, tidak lain dan tidak bukan adalah digugatnya keberadaan lambang garuda di dada kiri seragam tim nasional Indonesia, seragam yg selama ini saya (Atau kami lebih tepatnya) kenakan dalam setiap pertandingan. Sebuah lambang, yg dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, yg kemudian di disempurnakan oleh Presiden pertama republik ini, yaitu IR. Soekarno..

Adalah seorang pengacara bernama David Tobing yg menggugat kepantasan lambang kebanggan negara Indonesia tersebut menempel di seragam tim nasional Indonesia. Terkesan aneh dan mengada-ada memang, akan tetapi saya yakin jika saudara David Tobing mempunyai argumentasi yg menurut dia benar, sehingga nekat melakukan hal tersebut…

Hal pertama yg melintas di benak saya adalah, gugatan tersebut terkesan salah alamat jika hanya di tujukan kepada tim nasional sepakbola Indonesia. Karena sepanjang apa yg saya tahu dan mengerti, tidak hanya cabang olahraga sepakbola yg menyertakan lambang garuda di seragam nya. Khusus untuk tim nasional sepakbola, lambang garuda itu sendiri sudah ada sejak tahun 1956, ketika tim nasional Indonesia berlaga di olimpiade Melbourne…

Setiap cabang olah raga yg membawa nama Indonesia baik dalam apapun eventnya, “HAMPIR” semuanya menempelkan lambang kebanggan negara tersebut di seragam mereka (Silakan koreksi jika saya salah). Sehingga alangkah lebih tepatnya jika gugatan tersebut di tujukan kepada KONI, yg dalam hal ini menjadi induk organisasi dari seluruh cabang olahraga di negeri ini..

Sehingga, jika memang pencantuman lambang garuda itu melanggar aturan hukum di negeri ini. Maka biarkanlah KONI yg dalam hal ini berkewenangan memberikan himbauan kepada seluruh cabang olahraga, untuk menghapus lambang garuda tersebut, dari setiap seragam yg dikenakan oleh atlet dari seluruh cabang olahraga yg mewakili negara kita.. .

Jika kita perhatikan dengan seksama, ketika 11 pemain nasional tengah berada di tepi lapangan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Maka barisan pemain tersebut, tidak ubahnya seperti kibaran bendera merah-putih, dengan baju merah menyala, celana dan juga kaos kaki berwarna putih. Warna itu memang sengaja di pilih, agar tim ini mempunyai ciri khas yg mampu melambangkan identitas bangsa ini, yaitu sangsaka merah-putih…

Dan jika lambang garuda tersebut, tidak tidak pantas berada di seragam kami. Apakah kami juga harus menanggalkan seragam kebesaran kami tersebut..?? Karena sepanjang apa yg saya mengerti (Sekali lagi silakan koreksi jika saya salah), kedudukan bendera merah putih lebih tinggi dari lambang garuda itu sendiri, atau setidaknya saya yakin tidak lebih rendah. Dengan demikian, maka rasanya kamipun juga tidak pantas menggunakan dua warna kebesaran tersebut…

Terlepas dari pantas atau tidaknya lambang negara tersebut melekat di dada diri kami, saya ingin sejenak mengajak rekan-rekan untuk meninggalkan polemik yg tengah hangat merebak tersebut. Saya ingin sedikit mengungkapkan tentang arti dari lambang burung garuda tersebut di hati kami, iya di hati para pesepakbola nasional yg berjuang mewakili nama bangsa dan negara…

Bagi kami, lambang garuda itu tidak hanya sebuah simbol, akan tetapi juga sebuah pemacu semangat yg tidak ada duanya. Kami memang bangga menggunakan seragam berlambangkan klub kami masing-masing, akan tetapi rasa bangga itu tidak akan pernah sebanding dengan kebanggan kami ketika menggunakan seragam merah-putih berlambang burung garuda…

Terkadang kami memang harus tersungkur, sehingga lambang garuda itu harus kotor oleh tanah dan debu. Sesekali kami juga harus bersimbah-darah, sehingga mungkin lambang garuda itu terkena percikan darah kami. Dan juga sudah barang tentu kami akan berkeringat, sehingga lambang garuda itu basah oleh tetesan keringan kami. Akan tetapi, itu adalah bagian dari cerminan totalitas serta loyalitas kami dalam berjuang atas nama bangsa dan negara ini…

“Memang tidak semua pertempuran dapat kami menangkan, dan juga tidak setiap saat kami mampu memberikan kebanggaan bagi negara ini. Akan tetapi setidaknya, kami adalah anak-anak bangsa yg berjuang dengan tulus ihklas dan sepenuh hati untuk mengharumkan nama tanah tumpah darah yg kami cintai”

Oleh karena itu, secara pribadi maupun sebagai kapten tim merah-putih mewakili seluruh komponen di dalam tim ini, kami mohon “Jangan renggut lambang garuda itu dari kami”. Karena lambang garuda itu telah menjadi saksi dari penjalanan panjang kami, lambang garuda itu telah menemani kami dalam setiap pertempuran kami, dan burung garuda itu adalah sahabat kami yg paling setia baik dalam kepedihan, kebahagiaan, kekalahan maupun kemenangan…

Terlepas dari segala perdebatan dan kontroversi yg meyelimuti seragam yg kami kenakan, hal tersebut tidak akan pernah mengurangi semangat, kebanggan, komitmen serta dedikasi kami dalam berjuang atas nama Indonesia…

Karena pada kenyataannya, simbol burung garuda berwarna emas tersebut “Sudah menjadi bagian dari jiwa dan raga kami”

Bagi saya artikel ini sangat menyentuh hati, karena ditulis oleh pemain Tim Nasionalnya langsung. Pendapat saya tentang penggunaan lambang Garuda di kaos Tim Nasional, Orang yang mengajukan gugatan adalah orang yang pasti mempunyai banyak waktu luang ya..Dan jika pun gugatan itu benar secara hukum positif. seharusnya Lambang Garuda tidak perlu di hilangkan dari kaos Tim Nasional karena mereka ( pemain Tim Nasional ) menggunakan kaos dengan Lambang Garuda untuk mewakili nama negara bukan nama pribadi, golongan dan tidak bersifat komersil.

IMHO

Advertisements

Musibah Karena Dosa Kita Sendiri.

December 23, 2010 Leave a comment

Renungan salah satu ayat di Al Quran .

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah telah demikian banyak memaafkan. “(QS. 42:30)

Ilustrasi

Pencuri memasuki rumah seseorang di malam hari. Malang, ketika ia menginjak kusen jendela rumah tersebut kusen itu patah. Pencuri terjatuh, kakinya pun patah. Pencuri itu meminta keadilan ke hakim kota dan menuntut pemilik rumah yang telah membuat rumah dengan kusen yang mudah patah. Hakim memanggil pemilik rumah dan mengemukakan tuntutan pencuri tadi. Membela diri, pemilik rumah mengatakan,” Bukan saya yang salah tuan hakim, tetapi tukang yang membuat kusen itulah yang sembrono sehingga kusennya mudah patah.” Hakim memanggil pembuat kusen. Pembuat kusen membela diri dengan mengatakan,” Bukan saya yang salah tetapi tukang semen. Dia telah lalai sehingga ada satu batu bata yang tidak terpasang. Kusen saya di atas bagian yang bolong tadi.” Hakim memanggil tukang semen. “Hari itu, ketika sedang menyemen batu bata, saya melihat perempuan menggunakan baju merah. Karena melihat perempuan itu, satu batu bata tidak terpasang. Bukan salah saya, tetapi salah perempuan itu mengapa menggunakan baju merah.” Perempuan itu dipanggil.” Suamiku lah yang menyuruh aku menggunakan baju merah.” Suaminya pun dipanggil. Ternyata, suaminya adalah pencuri yang kakinya patah. Secara singkat kisah itu hendak mengatakan, pencuri itu kakinya patah sebabnya adalah karena menyuruh istrinya menggunakan baju merah.

Terjadinya musibah pada seseorang TIDAK mungkin terjadi secara acak, musibah yang terjadi pada seseorang karena memang orang itu berhak untuk mendapatkannya atau memang pantas mendapatkannya. Hal ini karena orang itu memenuhi syarat-syarat perlu (necessary) dan cukup (sufficient) bagi terjadinya musibah tertentu menimpa dirinya, pada tempat dan waktu tertentu. Kadang kala rangkaian sebab akibat itu mudah untuk dilihat hubungannya. Dan seringkali rangkaian sebab tidak mudah dilihat karena terlalu banyaknya variabel yang terlibat dalam terjadinya musibah tersebut.

Dan hal yang terpenting dalam menghadapi musibah adalah sikap kita dalam menghadapi musibah tersebut. dan Sikap yang terbaik dalam menghadapi musibah adalah dengan sabar dan tobat.

semoga bermanfaat 😀

Referensi : dari berbagai sumber.

Positif Healing : “One Way to Miracle”

December 19, 2010 Leave a comment

Suatu hari Bodin (seorang mahasiswa di suatu kampus di bandung) hanya mempunyai sisa uang 50.000 di kantongnya. Namun, dia ingat bahwa hari itu adalah hari ulang tahunnya. Oleh karena itu – entah karena kebodohannya atau karena kepintarannya yang melebihi rata-rata – dia malah menyisihkan 40.000 uangnya untuk mentraktir teman-temannya. Alhasil saat ini sisa uang bodin tinggal 10.000 rupiah.Namun dihatinya ia hanya mempunyai satu niat, yaitu ia ingin menyenangkan teman-temannya. Tanpa pamrih.Malam harinya ia lalui dengan tenang tanpa merisaukan uangnya yang hanya tinggal 10.000. dia yakin bahwa ‘Alloh pasti akan menggantinya.’ Dan memang, keunikan, terjadi tepat pada keesokan harinya. Sewaktu pagi entah mengapa ia ingin sekali berjalan-jalan berolah-raga ringan di sekitar kampusnya.Di tengah-tengah olah raga paginya ia duduk di bangku taman, untuk beristirahat sejenak. Beberapa menit kemudian sewaktu ia sedang beristirahat, tiba-tiba dari balik semak-semak muncul seorang bapak setengah baya, tanpa basa-basi, lalu bertanya : “Dek, boleh minta tolong nggak??” Karena kaget, Bodin langsung saja menjawab, “Iya, Iya Boleh Pak!” .

“Tolong antarkan bapak ke Bank BNI terdekat, soalnya nanti siang bapak mau mendaftarkan anak bapak kuliah di kampus ini, namun uangnya masih di Bank, belum bapak ambil. Gimana, bisa nggak?? Kamu tau kan??” Tanya bapak itu lagi.Karena masih dalam keadaan panik dan bingung langsung saja Bodin menjawab : “Bisa Pak! Iya tahu!!”Bodin pun lalu mengambil motor dan mengantarkan bapak itu pergi ke Bank BNI terdekat. Sebenarnya Bodin sendiri sendiri tidak tahu menahu soal Bank BNI di wilayah itu, karena ia sendiri menggunakan Bank Mandiri untuk menyimpan uangnya.Namun karena rasa simpatinya kepada bapak yang ternyata berasal dari medan itu, ia berniat untuk berusaha semampunya. Setelah ½ jam mencari, berputar-putar di sekitar Bandung Selatan, hingga akhirnya sampai di Jl. Soekarno Hatta, tiba-tiba Bapak itu berkata : “Dek di depan itu Bank BNI-nya ya?maksud kamu di sana??” Bodin pun melihat dan ternyata benar di sana ada Bank BNI. Bodin pun menjawab : “Iya Pak benar! Akhirnya sampai juga.” Dan mereka berdua pun akhirnya berhenti di sana, dan bapak itu masuk ke dalam Bank untuk mengambil uangnya. Pada akhir cerita, mereka berdua pun kembali ke kampus dan bapak itu mengucapkan terimakasih atas kebaikan yang telah dilakukan kepadanya. Kemudian bapak itu memasukkan uang sebesar 45.000 ke dalam saku Bodin. Dia berkata, “Ini dek buat Adek, sebagai ucapan terimakasih.”Namun Bodin karena tidak enak ia pun menolak dan mencoba mengembalikan lagi uang itu. Namun Bapak itu menahan tangan Bodin, dan berkata, “Terima ini, atau saya marah!” kata Bapak itu dengan logat medannya yang kental, sambil memperlihatkan kepalan tinjunya.Bodin pun mau tidak mau akhirnya menerima uang itu, karena ia tidak mau kalo dirinya akhirnya ditonjok karena telah berbuat baik.Akhirnya Bodin pamitan, dan mereka berdua pun saling mengucapkan terimakasih satu sama lain.Bodin pun pulang dan berkata dalam hati : ‘terimakasih ya Alloh, baru saja kemaren hamba sedekah 40.000 sekarang engkau telah menggantinya dengan 45.000. terimakasih ya Alloh..”Bodin pulang ke kosannya dengan perasaan bingung, senang, aneh, dan bahagia yang bercampur menjadi satu. Dan bersyukur atas kejadian unik yang telah terjadi pagi ini. Dia pun akhirnya percaya bahwa “keajaiban itu ada, dan tidaklah kebaikan kecuali akan dibalas kebaikan lagi yang serupa, bahkan lebih, oleh Alloh.”Di tengah perjalanannya pulang ke kosannya, dia melihat dan baru menyadari bahwa kampus tetangga di samping kampusnya ternyata ada Bank BNI-nya…

 

Positif Healing : “Formula K”

December 18, 2010 Leave a comment

Salah satu karya saudara saya tentang positif healing.

Formula K (Key) atau formula kunci adalah sebuah teknik psikologi yang dapat digunakan untuk mengubah perasaan seseorang dalam upaya mencapai kesuksesannya.Formula K dapat digunakan untuk membantu penyembuhan penyakit, memperbaiki hubungan, menemukan solusi dari suatu masalah, hingga membantu pengusaha untuk meningkatkan bisnisnya.Formula K sendiri adalah suatu rangkaian kata-kata yang bisa kita modifikasi sendiri sehingga diharapkan dapat memicu terciptanya suatu impuls pemikiran.kata-kata hanyalah kata-kata, kita sering mengucapkan kata-kata dan tak ada yang spesial darinya. namun dengan menggunakan formula sederhana ini kita bisa membuat kata-kata yang kita ucapkan menjadi ajaib.Ya benar! kita sedang mempelajari tentang “keajaiban kata-kata”!namun, sebelum kita menggunakan formula ini ada baiknya kita mengetahui variabel-variabel yang akan digunakan dalam formula ini, yaitu :

A   = diri kita sendiri (contoh : kata-kata “aku”, “saya”, “gw”)

P   = Perasaan (contoh : kata-kata “merasa”)

PP = pemicu perasaan (contoh : kata-kata “senang”, “bahagia”, “gembira”)

PD = pemicu doble

I    = Indra (contoh : kata-kata “melihat”, “mencium”, “merasakan”, “mendengar”)

S   = Syukur (contoh : kata-kata “terimakasih”)

K   = Kepemilikan

sebenarnya formula K adalah bagaimana cara membuat sugesti diri, sehingga otak kita akan tersugesti sesuai dengan apa yang kita harapkan. dan diri kita menjadi atau meraih seperti apa yang telah kita harapkan. kita akan menipu habis-habisan otak bawah sadar kita. kita akan mendoktrin atau mencuci otak kita sendiri (lebaynya keluar dah..^_^) sehingga akhirnya kita akan “tersugesti” dengan kata-kata (formula-K) yang telah kita ucapkan.namun jangan menganggap susah dulu materi ini. sebenarnya ini adalah hal yang sangat mudah dan ringan untuk dilakukan. contoh yang paling sederhana adalah sebagai berikut : ” Pagi ini Aku merasa tambah sehat, tambah kuat, tambah kaya. terimakasih…” ucapkanlah rangkaian kata-kata itu sebanyak 20-100 X setiap pagi selama seminggu penuh. lakukanlah dengan perasaan dan penghayatan.bila kamu sudah bisa mencapai “perasaan bahagia” setelah mengucapkan kata-kata itu, ini menandakan bahwa kamu sudah benar dalam menggunakan formula K. dan kita akan berlanjut ke langkah yang lebih besar lagi. efek dari formula K ini sendiri adalah : beberapa jam kemudian, atau keesokan harinya, kamu akan mendapat “ide praktis” untuk mencapai atau meraih persis seperti apa yang telah kamu ucapkan.

 

Queue dengan C++

December 17, 2010 5 comments

Queue merupakan struktur data dengan konsep FIFO ( First In First Out ), sama seperti dengan Stack dalam membuat Queue dapat dilakukan dengan Array dan Linked List ( as far as I know ). Array atau Linked List dalam membuat Queue tergantung dari masalah yang akan diselesaikan dengan struktur data Queue. Pada Queue terdapat 2 operasi dasar yaitu deQueue untuk menghapus data dan enQueue untuk memasukkan data dalam Queue.

Queue

Ilustrasi Queue

Berikut ini listing code Queue dengan Linked List dalam bahasa C++. dengan tool yang digunakan CodeBlocks 8.02.

#include <iostream>

using namespace std;
struct node{
int data;
node *next;
};
class Queue{
private:
node *head;
node *tail;
public:
Queue();
void enQueue(int i);
void deQueue();
void printElement();
void printHeadTail();
};

Queue::Queue()
{
head = NULL;
tail = NULL;
}
void Queue::enQueue(int i)
{
node *temp;
temp = new node;
temp->data = i;
temp->next = NULL;
if( head == NULL)
{
head = temp;
tail = temp;
}
else{
tail->next = temp;
tail= temp;
}
}

void Queue::deQueue()
{
node *temp;
if(head != NULL)
{
temp = head;
head = head->next;
delete temp;
cout<<"Head removed";
}
else
{
cout<<"Queue Empty"<<endl;
}
}
void Queue::printElement()
{
node *temp;
if( head == NULL)
{
cout<<"Queue Empty"<<endl;
}
else
{
temp = head;
while( temp != tail)
{
cout << temp->data<<"\n";
temp = temp->next;
}
}
}
void Queue::printHeadTail()
{
if(head != NULL)
{
cout<<"Head: "<< head->data <<endl;
cout<<"Tail: "<< tail->data <<endl;
}
else
cout<<"Queue Empty"<<endl;
}

int main()
{
Queue q;
int temp;
int pilihan;
while(1)
{
cout<<"********Queue**********"<<endl;
cout<<"1.enQueue"<<endl;
cout<<"2.deQueue"<<endl;
cout<<"3.View Head and Tail"<<endl;
cout<<"4.View All Data"<<endl;
cout<<"5.Exit"<<endl;
cout<<"Enter your choice:";
cin>>pilihan;
switch(pilihan)
{cout<<endl;
case 1:
cout<<"Insert Data:"<<endl;
cin>>temp;
q.enQueue(temp);
break;
case 2:
q.deQueue();
break;
case 3:
q.printHeadTail();
break;
case 4:
q.printElement();
break;
case 5:
return 0;
}

}

return 0;
}

Berikut ini link Download Code lengkapnya

Semoga membantu 😀

Sumber : dari berbagai referensi

Salah koreksi saya. Danke

Stack dengan C++

December 17, 2010 3 comments

Stack adalah salah satu jenis struktur data yang menggunakan konsep LIFO ( Last in First Out ). Dengan konsep ini pengambilan data akan berkebalikan urutannya dengan penyimpanan data. Dalam membuat Stack terdapat dua cara yaitu dengan Array dan Linked List. Pemilihan cara dalam membuat Stack tergantung dengan permasalahan yang dihadapi.Ada 2 operasi dasar pada Stack yaitu Push dan Pop. Push digunakan untuk memasukkan data kedalam Stack sedangkan Pop digunakan untuk mengeluarkan data dari Stack. Ilustrasi sederhana Stack

Stack

Stack

Berikut ini implementasi sederhana Stack menggunakan Linked List dan dalam bahasa pemrogramman  C++. Sedangkan tool yang saya gunakan adalah CodeBlocks 8.02

#include <iostream>

using namespace std;

struct node{
int data;
node *link;
};
class Stack{
private:
node *top;
public:
Stack(){
top=NULL;
}
void pushValue(int i);
int popValue();
void viewTop();
void viewAll();
~Stack(){
if(top == NULL)
return;
node *temp;
while(top != NULL)
{
temp = top;
top = top->link;
delete temp;
}
}
};
void Stack::pushValue(int i)
{
node *temp;
temp = new node;
temp->data = i;
temp->link = NULL;
if( top == NULL)
{
top = temp;
}
else
{
temp->link = top;
top = temp;
}
}
int Stack::popValue()
{
node *temp;
int n;
if( top == NULL)
{
cout<<"Stack Empty"<<endl;
return NULL;
}
else
{
n = top->data;
temp= top;
top = top->link;
delete temp;
}
return n;
}
void Stack::viewTop()
{
if( top == NULL)
{
cout<<"Stack Empty"<<endl;
}
else
{
cout<<"Top is: "<< top->data;
}

}
void Stack::viewAll()
{
node *temp;
temp = top;
while(temp->link != NULL)
{
cout << temp->data <<endl;
temp= temp->link;
}
}

int main()
{ Stack s;
int temp;
int pilihan;
while(1)
{
cout<<"Stack"<<endl;
cout<<"1.Push Data"<<endl;
cout<<"2.View Top"<<endl;
cout<<"3.Pop Data"<<endl;
cout<<"4.View All Data"<<endl;
cout<<"5.Exit"<<endl;
cout<<"Enter your choice:";
cin>>pilihan;
switch(pilihan)
{cout<<endl;
case 1:
cout<<"Insert Data:"<<endl;
cin>>temp;
s.pushValue(temp);
break;
case 2:
s.viewTop();
break;
case 3:
temp= s.popValue();
cout<<temp<< "has removed"<<endl;
break;
case 4:
s.viewAll();
break;
case 5:
return 0;
}

}

return 0;
}

Berikut ini Download Code

Semoga membantu 😀

Referensi : Dari berbagai sumber

Salah koreksi saya.

Single Linked List dengan C++

December 12, 2010 Leave a comment

Salah satu jenis struktur data yang paling dasar adalah Linked List / Senarai Berantai. Linked List mempunyai beberapa variasi, dalam posting kali ini saya akan menulist Single Linked List. Single Linked List adalah terdiri dari elemen-elemen individu, dimana masing-masing dihubungkan dengan pointer   tunggal.  Masing-masing  elemen terdiri dari dua bagian, yaitu sebuah data dan sebuah pointer yang disebut dengan pointer next. Dengan menggunakan struktur two-member seperti ini, linked list dibentuk dengan cara menunjuk pointer next suatu elemen ke elemen yang mengikutinya.
Pointer next  pada elemen terakhir merupakan NULL, yang menunjukkan akhir dari suatu list.  Elemen pada awal suatu list disebut head, dan elemen terakhir dari suatu list disebut tail. ntuk mengakses elemen dalam linked list, dimulai dari head dan menggunakan pointer next dari elemen selanjutnya untuk berpindah dari elemen ke elemen berikutnya sampai elemen yang diminta dicapai.Dengan single linke list, list dapat dilintasi hanya satu   arah   dari   head   ke   tail   karena   masing-masing   elemen   tidak   terdapat   link   dengan elemen sebelumnya. Sehingga, apabila kita mulai dari head dan berpindah ke beberapa elemen dan berharap dapat mengakses element sebelumnya, kita harus mulai dari head. Secara   konseptual,   linked   list   merupakan   deretan   elemen   yang   berdampingan. Akan tetapi, karena elemen-elemen tersebut dialokasikan secara dinamis bahwa  tapi kenyataannya,   linked   list   akan   terpencar- pencar   di   memory, pointer next menjamin bahwa element selanjutnya dapat diakses.

Single Linked List / Senarai Berantai

Berikut ini implementasi sederhana Single Linked List dalam C++. Sedangkan tool yang saya gunakan adalah CodeBlock 8.02

#include <iostream>

using namespace std;
class LinkList{
private:
struct node{
int data;
node *next;
};
node *head;

public:
LinkList();
void insertData(int num);
void deleteData (int num);
void displayData();
int count();
~LinkList();

};
LinkList::LinkList()
{
head=NULL;
}
void LinkList::insertData(int num)
{
node *temp;
node *t;
if( head == NULL)
{
head = new node;
head->data = num;
head->next = NULL;
}
else
{
temp = head;
while(temp->next != NULL)
{
temp = temp->next;
}
t = new node;
t->data = num;
t->next = NULL;
temp->next = t;
}
}
void LinkList::deleteData(int num)
{
node *q, *r;
q= head;
if(q->data == num)
{
head = q->next;
delete q;
return;
}
r = q;
while(q!= NULL)
{
if(q->data == num )
{
r->next = q->next;
delete q;
return;
}
r = q;
q = q->next;
}
cout << " Nilai " << num << "tidak ditemukan";
}
void LinkList::displayData()
{
node *q;
for(q=head; q != NULL; q=q->next)
{
cout<<q->data<<endl;
}
}

int LinkList::count()
{

node *q;
int c=0;
for( q=head ; q != NULL ; q = q->next )
c++;
return c;
}

LinkList::~LinkList()
{
node *q;
if(head == NULL)
{
return;
}
while(head != NULL)
{
q = head->next;
delete head;
head = q;
}

}

int main()
{ LinkList list;
int temp;
int pilihan;
while(1)
{
cout<<"Link List Single"<<endl;
cout<<"1.Insert / Creation"<<endl;
cout<<"2.Delete Element"<<endl;
cout<<"3.View Element"<<endl;
cout<<"4.Count Element"<<endl;
cout<<"5.Exit"<<endl;

cout<<"Enter your choice:";
cin>>pilihan;
switch(pilihan)
{  cout<<endl;
case 1:
cout<<"Insert Element Data";
cin>>temp;
list.insertData(temp);
break;
case 2:
cout<<"Delete Element :";
cin>>temp;
list.deleteData(temp);
break;
case 3:
list.displayData();
break;
case 4:
cout<<"Number Total Element at List : "<<list.count()<<endl;
break;
case 5:
return 0;
}

}
}


Semoga Bermanfaat 😀
Download Code
Referensi : dari berbagai sumber