Archive

Archive for January, 2011

Aplikasi Time Remaining dengan Java

January 14, 2011 Leave a comment

Pada kesempatan kali ini, kita akan membuat Aplikasi Time Remaining dengan Java.
Berikut ini langkah langkahnya utamanya.

  • Buat class Time berikut. Berikut ini code-nya


package Control;

/**
*
* @author Taeyeon
*/
public class Time {
private String seconds;
private String minutes;
private String hours;

public Time(){

}
public Time(String seconds, String minutes, String hours){
this.seconds = seconds;
this.minutes = minutes;
this.hours = hours;

}
public String getseconds() {
return seconds;
}

public void setseconds(String seconds) {
this.seconds = seconds;
}

public String getminutes() {
return minutes;
}

public void setminutes(String minutes) {
this.minutes = minutes;
}

public String gethours() {
return hours;
}
public void sethours(String hours) {
this.hours = hours;
}
}

  • Buat class TimeRemaining. berikut ini code-nya


package Control;

import java.util.Date;

/**
*
* @author Taeyeon
*/
public class TimeRemaining {
private Date date;
private String seconds, minutes, hours;

public Time timeFormat(int s, int m, int h){
Time tm;
String nolS="", nolM="", nolH="";
if (s <= 9) nolS = "0";
if (m <= 9) nolM = "0";
if (h <= 9) nolH = "0";
tm = new Time(nolS+Integer.toString(s), nolM+Integer.toString(m), nolH+Integer.toString(h));

return tm;
}
}

  • Buat tampilan aplikasi sebagai berikut

Time Remaining Application

Sesuaikan nama variabel dan text  untuk setiap component pada tampilan aplikasi diatas.

Tambahkan variabel berikut.

private Timer timer;
private int seconds=0;
private int minutes=0;
private int hours=0;
private int delay=1000;

buat method berikut pada code tampilan aplikasi diatas.

private void cbIndex(){
if(cbTime.getSelectedIndex()==0){
seconds = hours = 0;
minutes=5;
}
else if(cbTime.getSelectedIndex()==1){
seconds = hours = 0;
minutes = 15;
}
else if(cbTime.getSelectedIndex()==2){
seconds = hours = 0;
minutes = 30;
}
else if(cbTime.getSelectedIndex()==3){
seconds = hours = 0;
minutes = 45;
}
else if(cbTime.getSelectedIndex()==4){
seconds = hours = 0;
minutes = 60;
}
else if(cbTime.getSelectedIndex()==5){
seconds = 0;
minutes = 30;
hours = 1;
}
}

private void mulaiTimer()
{
timer = new Timer(delay,new ActionListener(){public void actionPerformed(ActionEvent e){
if(seconds==0&&(minutes>0 || hours>0)){
seconds=59;
minutes--;
}
else
{
seconds--;
}
if(minutes==0&& hours>0){
minutes=59;
hours--;
}
if(minutes==0&& seconds==0&& hours==0)
{
stop();
seconds = minutes = hours = 0;
txtRemaining.setText("Finished");
}
TimeRemaining tm = new TimeRemaining();
Time t= tm.timeFormat(seconds, minutes, hours);
if (minutes >= 0 && hours > 0 && seconds >= 0) {
txtRemaining.setText(t.gethours() + ":" + t.getminutes() + ":" + t.getseconds());
} else if (minutes > 0 && seconds >= 0 && hours <= 0) {
txtRemaining.setText(t.getminutes() + ":" + t.getseconds());
} else if (minutes == 0 && hours == 0 && seconds > 0) {
if (seconds > 10) {
txtRemaining.setText(t.getseconds());
} else {
txtRemaining.setText(String.valueOf(seconds));

}
}

}});
}

public ViewForm() {
initComponents();
mulaiTimer();
}
public void start() {
timer.start();
btnStart.setText("Stop");
}
public void stop() {
timer.stop();
btnStart.setText("Start");
}

untuk event pada button methodnya sebagai berikut

private void btnStartActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
if (btnStart.getText().equals("Start")) {
cbIndex();
start();
} else if (btnStart.getText().equals("Stop")) {
stop();
}
}

Berikut ini link download program diatas

Semoga bermanfaat 😀

Referensi : dari berbagai sumber

Palindrome dengan C++

January 13, 2011 Leave a comment

Palindrome adalah sebutan yang dipakai untuk susunan huruf-huruf, kata-kata, bilangan, dll yang jika dibaca baik dari kiri maupun kanan adalah sama. Dalam palindrome semua tanda baca (seperti spasi, titik, koma, tanda petik, dll) dapat diabaikan. Contohnya dalam bahasa Indonesia : malam, katak, tamat
Berikut ini programnya dalam C++. Tool yang saya gunakan adalah CodeBlock 8.02

#include <iostream>
#include <string>

using namespace std;

int main()
{
char kata[80];
cout<<"Input kata:";
cin.getline(kata,80);
int panjang= strlen(kata);
bool valid= true;
for(int c=0; c!=panjang/2; c++)
{
if(valid)
{
if(kata[c] != kata[panjang-c-1])
{
valid=false;
}
}
else
{
break;
}
}
if(valid==true)
{
cout<<"Kata tersebut Palindrome";
}
else
{
cout<<"Kata tersebut tidak Palindrome";
}

return 1;
}

Referensi : dari berbagai sumber
Link download program diatas
Semoga bermanfaat 😀

Membaca Al Quran

January 13, 2011 Leave a comment

Sebagai wahyu yang Allah turunkan kepada nabi-Nya, tentu al-Qur’an memiliki keutamaan dan keistimewaan tersendiri bagi para pembaca dan penggemarnya. Ayat-ayat al-qur’an yang kita baca sehari-sehari tidak lepas dari karunia Allah untuk setiap muslim yang demikian besar. Karena saking istimewanya al-Qur’an ini dari kitab-kitab samawi lainnya, Allah memberikan tempat istimewa bagi para pecintanya.

Oleh karena bagi anda yang ingin memaksimalkan peran al-Qur’an dalam kehidupan, nampaknya harus lebih banyak lagi mengetahui manfaat dan perannya, terutama untuk kehidupan. Di antara manfaat itu adalah:
1. Ayat-ayat al-Qur’an yang dibaca setiap hari akan memberikan motivasi dan penyemangat bagi si pembacanya.

2. Ketika membaca al-Qur’an, Allah akan menegur diri kita pada setiap ayat-ayat-Nya.

3. Bacaan al-Qur’an yang melibatkan emosi akan memberikan kedamaian dan ketenangan yang tidak bisa dilukiskan, seperti yang dialami dan dirasakan oleh Sayyid Quthb Rahimahullah.

4. Orang yang membaca al-Qur’an akan senantiasa ingat Allah dan kembali kepada-Nya.

5. Orang yang membaca al-Qur’an akan selalu berada dalam kecukupan dan nikmat Allah meski ia merasakan serba kurang di dunia.

6. Ayat-ayat Alloh akan menjadi penjaganya selama ia hidup di dunia, karena ia telah menjaga ayat-ayat-Nya.

7. Orang yang paham al-Qur’an adalah orang yang memiliki banyak ilmu.

8. Orang yang membaca al-Qur’an bagaikan orang yang sedang menyelami samudera kehidupan, dan mengambil manfaat darinya.

9. Orang yang selalu akrab dengan ayat-ayat akan diberikan jiwa yang sejuk, hati yang damai dan pikiran yang jernih, sehingga membuatnya ingin selalu beramal, kreatif, inovatif dan produktif.

10. Orang yang membaca al-Qur’an akan selalu berada dalam kegembiraan dan penuh harapan, di saat orang lain merasakan kesedihan, kecemasan dan rasa pesimis. Karena diri mereka selalu dipompa dengan siraman ayat-ayat-Nya yang lembut.

11. Orang yang rajin membaca al-Qur’an akan selalu diberikan jalan kemudahan dan petunjuk sehingga tidak mudah untuk menyimpang dan menyerah karena ayat-ayat Allah akan selalu mengingatkan dirinya ketika dirinya ‘tersandung dosa dan maksiat.’

12. Orang yang membaca dan menjaga al-Qur’an selalu berada dalam lindungan dan penjagaan Allah.
Ayat-ayat al-Qur’an mengajak pembacanya untuk senantiasa berpikir, merenung dan beramal sebanyak-banyaknya.

Dan masih banyak manfaat-manfaat lainnya yang terus update dengan kondisi kehidupan kita…Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu belajar dan meningkatkan diri untuk lebih dekat lagi dengan al-Qur’an.

Tiada Hari tanpa Membaca Al Quran
semoga bermanfaat

Afirmasi Positif

January 13, 2011 Leave a comment

Afirmasi Positif dipercaya bisa membantu seseorang untuk menyelesaikan segala permasalahan dalam hidupnya. Keuangan, karir, bisnis, Hubungan, cinta, masalah batin, Trauma, hingga penyakit.

“Kenyataan hanyalah persepsi Anda. Jika Anda ingin mengubah kenyataan hidup Anda, mulailah dengan mengubah persepsi Anda.” (Dr. Ibrahim Elfilky)

Afirmasi Positif sendiri berasal dari 2 kata, yakni : afirmasi yang berarti pernyataan dan kata positif . dengan kata lain afirmasi positif adalah “Sebuah pernyataan positif”.

Sekarang mari kita lihat bagaiman cara afirmasi positif bekerja :

afirmasi-positif

afirmasi-positif

Pertama, di dalam otak akan terjadi pertentangan, terutama bila afirmasi positif itu tidak sesuai dengan keyakinan lama kita.

Kedua,bila afirmasi positif terus kita ulang, otak kita akan menjadi bingung, sehingga kita menjadi tidak tahu mana yang “benar” dan mana yang “salah”.

Ketiga, bila afirmasi positif diteruskan, pola keyakinan lama kita akan rusak bahkan hilang, dan digantikan dengan keyakinan baru kita.

Keempat, akhirnya otak kita akan menerima afirmasi positif itu sebagai kebenaran sepenuhnya.

 

Berikut adalah contoh afirmasi positif untuk seseorang yang mempunyai persepsi negatif terhadap lawan jenis :

Afirmasi positif untuk pria yang mempunyai persepsi negatif terhadap wanita :

“wanita adalah makhluk mulia, wanita adalah makhluk yang penuh kasih sayang, wanita adalah makhluk yang yang penuh simpati, wanita adalah makhluk yang berbudi pekerti luhur, wanita memenuhi dunia dengan kebaikan, wanita memenuhi dunia dengan pertolongan dan welas asih, wanita memenuhi dunia dengan kebijaksanaan-kebijaksanaan.”

Afirmasi positif untuk wanita yang mempunyai persepsi negatif terhadap laki-laki:

“Laki-laki adalah makhluk yang baik, laki-laki memenuhi dunia dengan perbuatan baik, laki-laki memenuhi dunia dengan kedamaian. Laki-laki adalah makhluk yang setia, setiap laki-laki diciptakan untuk setia kepada pasangannya, setiap laki-laki hanya menginginkan satu istri dalam hidupnya.”

 

Ucapkanlah kalimat di atas 30 – 40 kali di setiap pagi hari, lakukan selama seminggu, maka bila kamu sebelumnya mempunyai persepsi negatif terhadap lawan jenis maka pemikiranmu lambat laun akan berubah.

Buatlah afirmasi positif untuk bidang kehidupanmu yang lain. kemudian ucapkanlah secara rutin setiap hari (pagi/sore/malam), Insya Alloh kehidupanmu akan terasa jauh lebih baik. Dan cara berfikirmu yang baru ini akan membantumu memperbaiki setiap hal dalam kehidupanmu.

 
sumber

Konversi Bilangan Desimal ke Biner dengan C++

January 12, 2011 3 comments

Berikut ini kode untuk konversi bilangan desimal ke binary menggunakan C++. Tool yang saya gunakan adalah CodeBlocks 8.02

#include <iostream>
#include <string>
using namespace std;
void binary(int desimal);

int main()
{
int desimal;

cout << “Masukkan bilangan integer positif “;
cin >> desimal;
if (desimal < 0)
cout << “Bukan bilangan desimal\n”;
else {
cout << desimal << ” dikonversi menjadi binary adalah “;
binary(desimal);
cout << endl;
}

return 0;
}
void binary(int desimal)
{ int sisa;
if ( desimal <=1)
{
cout<<desimal;
return;
}
sisa = desimal %2;
binary(desimal>>1);
cout<<sisa;

}

berikan perhatian lebih pada operasi >> pada fungsi binary.

Semoga bermanfaat. 😀

Referensi: dari berbagai sumber

Download Code

Aplikasi StopWatch dengan Java

January 12, 2011 Leave a comment

Pada kesempatan kali ini kita akan membuat aplikasi StopWatch. Berikut ini langkah langkahnya.

  • Buat class Time. berikut kode Time.java


package Control;

/**
*
* @author Taeyeon
*/
public class Time {
private String detik;
private String menit;
private String jam;

public Time(){

}
public Time(String detik, String menit, String jam){
this.detik = detik;
this.menit = menit;
this.jam = jam;

}
public String getDetik() {
return detik;
}

public void setDetik(String detik) {
this.detik = detik;
}

public String getMenit() {
return menit;
}

public void setMenit(String menit) {
this.menit = menit;
}

public String getJam() {
return jam;
}
public void setJam(String jam) {
this.jam = jam;
}
}

  • Buat class StopWatch. berikut ini kode StopWatch.java


package Control;

import java.util.Date;

/**
*
* @author Taeyeon
*/
public class StopWatch {
private Date date;
private String detik, menit, jam;

public Time timeFormat(int s, int m, int h){
Time tm;
String nolS="", nolM="", nolH="";
if (s <= 9) nolS = "0";
if (m <= 9) nolM = "0";
if (h <= 9) nolH = "0";
tm = new Time(nolS+Integer.toString(s), nolM+Integer.toString(m), nolH+Integer.toString(h));

return tm;
}

public Time currentTime(){
String nol_jam = "";
String nol_menit = "";
String nol_detik = "";
date = new Date();
Time tm = timeFormat(date.getSeconds(),date.getMinutes(), date.getHours());
return tm;
}

}

  • Buat interface aplikasi sebagai berikut. dengan nama class ViewForm.java
StopWatch dengan Java

StopWatch

tambahkan variabel berikut ini pada ViewForm.java

private int s=0, m=0, h=0;
Timer timer;
private int interval = 100;

Tambahkan method berikut ini

public void setWaktu()
{
if(s==60)
{
s=0;
m++;
}
else s++;
if(m==60)
{
m=0;
h++;
}
StopWatch tm = new StopWatch();
Time t = tm.timeFormat(s, m, h);
lblStopWatch.setText( t.getJam()+":"+ t.getMenit()+":" + t.getDetik());
}

private void initMulai(){
timer = new Timer(interval,new ActionListener() {
public void actionPerformed(ActionEvent ev) {setWaktu();
}
});
timer.start();
}

public void stop() {
timer.stop();
}

pada event button Start tambahkan method initMulai() sehingga menjadi

private void btnStartActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
initMulai();
}

pada event button Stop tambahkan method stop() sehingga menjadi

private void btnStopActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
stop();
}

pada event button Clear sebagai berikut

private void btnClearActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {

s=0; m=0; h=0;
Time t = new Time();
t.setDetik("00");
t.setJam("00");
t.setMenit("00");
lblStopWatch.setText( t.getJam()+":"+ t.getMenit()+":" + t.getDetik());
}

berikut link download untuk program diatas.

Semoga bermanfaat 😀

Salah koreksi saya.

Referensi : dari berbagai sumber.

MVC pada Swing Java

January 11, 2011 2 comments

MVC pada Swing Java adalah cara memisahkan antara Model, View dan Controller pada suatu aplikasi dekstop berbasis java yang menggunakan Swing. Tujuan dari menggunakan MVC pada Swing Java adalah memudahkan pengembangan aplikasi tersebut. Karena dengan MVC, aplikasi dibagi menjadi 3 bagian umum yaitu

  • Model representasi  dari  object  yang  sedang  diolah  oleh  aplikasi,   dalam   Java,   model   ini   biasanya   direpresesentasikan
    sebagai   Java  Bean
  • View adalah component yang digunakan untuk merepresentasikan Model dalam bentuk visual seperti JTable, JList, JSlider
  • Controller digunakan untuk mengatur penampilan Model dalam View

Dalam Swing Java penggunakan MVC tidak secara total sama dengan design MVC tradisional karena Controller dan View dijadikan satu yang disebut UI Class. seperti pada gambar dibawah ini.

Tradisional MVC

Tradisional MVC

Tradisional MVC

Swing MVC

Swing MVC

Swing MVC

Setiap component Swing mempunyai model, tapi pada kasus normal kita tidak perlu memikirkan model dari component Swing. Component Swing yang sering dilakukan kustomasi adalah JTable, JSlider. Dalam kesempatan kali ini saya akan menggunakan JTable sebagai contoh penggunaan MVC pada Swing Java

model untuk JTable adalah TableModel. Sedankan TableModel sendiri adalah sebuah Interface. sehingga kita tidak bisa menggunakan secara langsung untuk mendefinisikan model untuk JTable. Ada dua abstract class yang menggunakan Interface TableModel yaitu AbstractTableModel dan DefaultTableModel. Sehingga kita tinggal extends salah satu dari dua abstract class tersebut. Dalam kesempatan ini saya menggunakan AbstractTableModel.

Langkah satu. Buat class POJO untuk model

Student.java

package model;

/**
*
* @author Taeyeon
*/
public class Student {
private String nama;
private String alamat;
private int nim;
private String jurusan;

/**
* @return the nama
*/
public String getNama() {
return nama;
}

/**
* @param nama the nama to set
*/
public void setNama(String nama) {
this.nama = nama;
}

/**
* @return the alamat
*/
public String getAlamat() {
return alamat;
}

/**
* @param alamat the alamat to set
*/
public void setAlamat(String alamat) {
this.alamat = alamat;
}

/**
* @return the nim
*/
public int getNim() {
return nim;
}

/**
* @param nim the nim to set
*/
public void setNim(int nim) {
this.nim = nim;
}

/**
* @return the jurusan
*/
public String getJurusan() {
return jurusan;
}

/**
* @param jurusan the jurusan to set
*/
public void setJurusan(String jurusan) {
this.jurusan = jurusan;
}
}

Langkah dua. Buat class yang meng-extends abstract class AbstractTableModel

StudentTableModel.java

package model;

import java.util.ArrayList;
import java.util.List;
import javax.swing.table.AbstractTableModel;

/**
*
* @author Taeyeon
*/
public class StudentTableModel extends AbstractTableModel {
List <Student> list = new ArrayList <Student>();
// private String[] header = {“Nama”, “NIM”,”Jurusan”, “Alamat”};

public Student getStudent(int index){
return list.get(index);
}

public void insert(Student student)
{
list.add(student);
fireTableRowsInserted(getRowCount()-1,getRowCount()-1);
}
public void update(Student student, int index)
{
list.set(index, student);
fireTableRowsUpdated(index,index);
}
public void delete(int index)
{
list.remove(index);
fireTableRowsDeleted(index,index);
}

public int getRowCount() {
return list.size();
}

public int getColumnCount() {
return 5;
}

public Object getValueAt(int rowIndex, int columnIndex) {
switch(columnIndex){
case 0:
return list.get(rowIndex).getNama();
case 1:
return list.get(rowIndex).getNim();
case 2:
return list.get(rowIndex).getJurusan();
case 3:
return list.get(rowIndex).getAlamat();
default:
return null;
}
}
@Override
public String getColumnName(int column){
switch(column){
case 0:
return (“Nama”);
case 1:
return(“Nim”);
case 2:
return(“Jurusan”);
case 3:
return(“Alamat”);
case 4:
return(“Email”);
default:
return null;
}
}

}

Langkah tiga. Buat tampilan aplikasi sebagai berikut dengan nama class ViewForm

ViewForm.java

View Aplikasi

View Aplikasi

Tambahkan kode berikut pada constructor class ViewForm.java

public ViewForm() {
initComponents();
tableModel = new StudentTableModel();
tbStudent.setModel(tableModel);
}

Kode untuk event tambah

private void btTambahActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
Student student = new Student();
student.setNama(tfNama.getText());
student.setNim(Integer.parseInt(tfNim.getText()));
student.setAlamat(tfAlamat.getText());
student.setJurusan(cbJurusan.getSelectedItem().toString());
tableModel.insert(student);
}

kode untuk event ubah

private void btUbahActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
int index = tbStudent.getSelectedRow();
if(index==-1) return;
Student student = tableModel.getStudent(index);
student.setNama(tfNama.getText());
student.setNim(Integer.parseInt(tfNim.getText()));
student.setAlamat(tfAlamat.getText());
student.setJurusan(cbJurusan.getSelectedItem().toString());
tableModel.update(student, index);
}
kode untuk event hapus

private void btHapusActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
int index = tbStudent.getSelectedRow();
if (index == -1)
return;
tableModel.delete(index);
}

kode untuk event mouse click pada JTable

private void tbStudentMouseClicked(java.awt.event.MouseEvent evt) {
int index = tbStudent.getSelectedRow();
Student student = tableModel.getStudent(index);
tfNama.setText(student.getNama());
tfAlamat.setText(student.getAlamat());
cbJurusan.setSelectedItem(student.getJurusan().toString());

}

Referensi : dari berbagai sumber
Semoga Bermanfaat
Salah koreksi saya 😀

link download program diatas.