Home > Ren's Notes > Karena Sabar itu Tidak Ada Batasnya

Karena Sabar itu Tidak Ada Batasnya

Sabar adalah menahan diri dari segala sesuatu yang tidak disukai karena mengharap ridha Allah SWT.Yang tidak di sukai itu tidak selamanya terdiri dari hal-hal yang tidak di senangi seperti musibah kematian,sakit dan sebagainya, tapi juga bisa berupa hal-hal yang di senangi Sabar dalam hal ini berarti menahan dan mengekang diri dari memperturutkan hawa nafsu.

Sabar

Sabar

Dan sabar itu dibagi menjadi beberapa tingkatan yaitu :

1.Kesabaran dalam menghadapi ujian hidup.
Menurut saya adalah sunnatullah setiap manusia akan mengalami ujian seperti sakit, kehilangan orang yang dikasihi, kehilangan harta dll. baik dia beriman atau dia kafir. Jadi sebagai orang yang beriman, sabar adalah pilihan terbaik yang ada seraya memulangkan segala sesuatunya kepada Allah SWT. Dengan sabar sebagai pilihan, saya yakin musibah yang sedang kita alami tidak akan bertambah buruk malah keadaan kita akan bertambah baik.

2. Kesabaran dalam mematuhi perintah Allah SWT.
Hawa nafsu menurut saya pada dasarnya enggan untuk menyembah atau taat kepada Allah SWT lebih condong tentang kenikmatan hidup, kesenangan dan kemegahan dunia. Sehingga untuk dapat taat kepada Allah SWT diperlukan kesabaran untuk mengendalikan hawa nafsu tersebut. Contohnya adalah Di antara bermacam ibadah ada yang kurang disenangi dan malas untuk mengerjakannya, seperti shalat berjamaah, ada juga ibadah yang tidak disukai karena penyakit kikir yang diidap manusia, seperti ibadah zakat. Dan ada juga yang tidak disukai karena sifat malas dan sekaligus kikir, seperti ibadah haji dan berjihad di jalan Allah SWT.

3. Kesabaran diri untuk tidak melakukan maksiat.
Mungkin ini paling berat untuk bersabar karena kita punya kesempatan / kemampuan untuk melakukan maksiat tapi kita diperintahkan untuk bersabar tentu itu lebih berat bukan? contoh orang kaya tentu dia mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk melakukan maksiat daripada orang miskin maka jika dia bisa menahan diri untuk tidak melakukan maksiat maka tentunya dia memiliki kesabaran yang lebih.

Jika dilihat tiga tingkatan kesabaran tersebut maka kesabaran itu tidak ada batasnya karena ujian akan hadir selama kita hidup, harus taat kepada Allah SWT selama kita hidup,kesempatan untuk perbuatan maksiat selalu ada selama kita hidup. Jadi kesimpulannya adalah kesabaran itu tidak ada batasnya selama kita hidup, batas kesabaran cuma kematian.

Categories: Ren's Notes Tags: , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: