Home > Ren's Notes > Cinta Itu Seperti Menunggu Bis.

Cinta Itu Seperti Menunggu Bis.

Repost tidak repost, yang paling penting tetap nge-Post.😀

Berikut ini cerita yang menarik yang saya dapat dari mailist.

Cinta itu sama seperti orang yang sedang menunggu bis

Sebuah bis datang, dan kamu bilang,

“Wah..terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh!

Aku tunggu bis berikutnya aja deh.”

Kemudian, bis berikutnya datang.

Kamu melihatnya dan berkata,

“Aduh bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau ah..”

Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat,

tapi seakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu.

Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang,

“Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku”.

Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.

Waktu terus berlalu,

kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kuliah.

Ketika bis kelima datang,

kamu sudah tak sabar,

kamu langsung melompat masuk ke dalamnya.

Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis.

Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju !

Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.

Moral dari cerita ini :

sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar ‘ideal’

untuk menjadi pasangan hidupnya.

Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita.

Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai

keinginan dia. Tidak ada salahnya memiliki ‘persyaratan’ untuk ‘calon’,

tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di

depan kita.

Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju.

Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat.

tapi kamu masih bisa berteriak ‘Kiri’ ! dan keluar dengan sopan.

Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu,

semuanya bergantung pada keputusanmu.

Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kampusmu,

dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.

Cerita ini juga berarti,

kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong,

kamu sukai dan bisa kamu percayai,

dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu,

kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di

depanmu,

agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya.

Karena menemukan yang seperti itu

adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti.

Bagimu sendiri, dan bagi dia.

Lalu bis seperti apa bis yang kamu tunggu?🙂

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: